Rabu, 25 Agustus 2021

DZIKIR ALLAH 1000x

اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ - ٢٨


Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. (QS. Ar-Ra'd: 28)




Dzikir secara harfiah berarti menghafal, mengingat atau menyebut. Menurut ar-Raghib, kata dzikir sama dengan menghafal (al-hifdh) tetapi makna menghafal lebih pada aspek menyimpan memori, sedangkan dzikir (adz-dzikr) lebih pada aspek menyatakan memori tersebut. Kadang, kata dzikir juga bermakna mengingat dalam hati. (ar-Raghib al-Asfahani, al-Mufradat Fi Gharib al-Qur’an, 328).  Dari pengertian ini sebenarnya mengulang kata “Allah, Allah, Allah” masuk dalam kategori makna dzikir sebab ia adalah perwujudan dari mengingat dan menyampaikan isi hati


 Salah satu perintah berdzikir yang ada dalam Al-Qur’an adalah sebagai berikut: 

 وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ إِلَيْهِ تَبْتِيلًا 

"Dan sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan sepenuh hati." (QS. Al-Muzzammil: 8)

Label: , , ,

Senin, 23 Agustus 2021

PULUHAN YATIM DAN PIATU MENDAPAT SANTUNAN DI TAWANG

Proses santunan anak yatim dan piatu di Dusun Tawang Desa Jambon.

Pepalinews  |  Bulan Suro atau Muharram selalu identik dengan bulannya anak yatim dan piatu.


Mayoritas muslim di Indonesia bersuka cita ikut memeriahkan dengan cara menyisihkan sebagian rezekinya guna diberikan kepada anak yatim dan piatu.


Hal tersebut juga dilaksanakan oleh Yayasan Roudlotul Jannah Al Hannan berkerjasama dengan Komunitas Si Jum pada Senin kemarin (23/08).


Pada pelaksanaan tersebut selain santunan ke beberapa anak yatim dan piatu juga ada pembagian sembako bagi anak yatim dan piatu serta lansia di sekitar Yayasan Roudlotul Jannah Al Hanan.


Kegiatan ini diselenggarakan di Dusun Tawang Rt. 02 Rw. 08 Desa Jambon Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan.


Komunitas si Jum dan Yayasan Roudlotul Jannah Al Hannan menjadikan bulan Muharram sebagai kegiatan rutin setiap tahunnya untuk berbagi dengan anak yatim dan piatu.



"Saya berharap acara seperti ini dapat kami laksanakan setiap tahunnya, dan juga berterimakasih kepada si Jum  yang dengan ikhlas membantu hingga acara ini bisa terselenggara," ungkap M. Farhan dari Yayasan Roudlotul Jannah Al Hannan.


"Kami mengundang beberapa anak yatim dan piatu, Alhamdulillah acaranya bisa terselenggara dengan baik dan dengan protokol kesehatan Covid'19 dan semoga santunan ini bisa menjadikan anak sholeh sholehah serta menjadi jalan menuju ridho Allah ," kata M. Farhan


 Tidak hanya pada bulan Muharram saja kegiatan ini  dilakukan, pada bulan sebelumnya juga ada pembagian sembako, Kitab suci Al Qur'an dan masih banyak lagi.


Ketika tim Pepalinews mewawancarai salah satu panitia yang tidak ingin disebut namanya menerangkan bahwa kegiatan seperti ini sudah di lakukan pada bulan-bulan sebelumnya hanya saja penerimanya bukan anak yatim dan piatu saja, tapi lansia dan orang yang membutuhkan.



Acara ini diakhiri dengan do'a bersama dan pembagian makan beserta bingkisan bagi anak yatim dan piatu. kwl

Label: ,

JPZISNU SIDOREJO PULOKULON BERSAMA ANGGOTA DPRD SANTUNI PULUHAN ANAK YATIM PIATU.

Mansata Indah Maratona MS.I memberikan motivasi kepada warga


Bulan Muharram adalah salah satu bulan penuh berkah yang didalamnya ada peringatan Hari Anak Yatim Piatu sedunia setiap tanggal 10 Muharram. 

Momen tersebut digunakan oleh berbagai macam lembaga sosial dan keagamaan maupun perorangan untuk melakukan kegiatan berbagi bersama sejumlah anak Yatim. 
Hal yang sama juga dilakukan JPZISNU Desa Sidorejo Kecamatan Pulokulon bersama Mansata Indah Maratona, M.S.I salah satu anggota DPRD Kabupaten Grobogan dari Fraksi PKB. 

Sabtu, 21 Agustus 2021 bertempat  Masjid Sirojudin Desa Sidorejo Pulokulon merupakan kegiatan ketiga kalinya Bagi Mansata  dalam kegiatan berbagi sembako dan santunan anak yatim piatu.

Kegiatan ini dihadiri Ketua JPZISNU Sidorejo Kiai Musta'in. Hadir pula Kiai Muzamil Ketua LTN NU Kab Grobogan  sebagai penceramah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.  

Menurut Mansata di bulan Muharram tahun ini dia merasa bahagia karena dapat ikut berperan serta dalam kegiatan sosial  yakni dengan berbagi santunan bersama anak anak yatim piatu di tiga tempat yaitu di Yayasan Asyarif Bentulan Simo dan Ponpes Assalam di Kecamatan Kradenan dan kali ini di Masjid  Sirojudin yg bekerjasama dengan JPZISNU Desa Sidorejo kec Pulokulon 
 
 "apa yang kita miliki saat ini hanyalah titipan dari Allah SWT dan  bukan sepenuhnya milik kita. Sehingga pada saatnya nanti kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT". Tegas Mansata yang yg biasa dipanggil Ning Tata. 
 
"dalam situasi pandemi ini sudah menjadi kewajiban sesama manusia untuk saling berbagi. Terlebih, saat ini banyak masyarakat yang perekonomiannya sedang mengalami penurunan. "Mungkin bantuan kita ini nilainya tidak seberapa, tapi paling tidak bisa sedikit membantu mereka yang sedang membutuhkan," Lanjut Mansata yang jugs Anggota Fraksi PKB Kab Grobogan. 

Apalagi, sejak musibah Covid-19 melanda Indonesia termasuk di Kabupaten Grobogan, banyak sekali anak-anak yang menjadi Yatim Piatu. Karena kehilangan orang tua yang meninggal akibat tertular Covid-19. 
 
Untuk itu, DPRD juga perlu memikirkan nasib mereka yang ditinggal pergi orang tuanya itu. "Kita berharap, pemerintah segera mendata jumlah anak yatim piatu korban Covid-19. Kemudian berkewajiban memikirkan masa depan mereka," pungkas Mansata yang juga anggota Komisi D.

Label: ,

Minggu, 22 Agustus 2021

DALAM SEHARI EMPAT RANTING NU DI GABUS SALURKAN RATUSAN JUTA SANTUNI ANAK YATIM

Ketua MWC NU Gabus (tengah) bersama para Pengurus Ranting. 

Pepalinews  |  Luar biasa. Kendati hanya level kepengurusan ranting, namun program kerja organisasi langsung mampu memberikan banyak manfaat bagi warga masyarakat.

Dibulan Muharram (Syuro) ini prioritas program difokuskan pada santunan, khususnya santunan anak yatim.

Seperti yang dilakukan empat Ranting NU di Gabus. Ranting NU Bendoharjo, Ranting NU Pelem, Ranting NU Banjarejo dan Ranting NU Tahunan. Pada hari Ahad (22/08/21) secara serentak menggelar acara khusus yang bertajuk  Santunan Anak Yatim ditempat yang berbeda. 

Dalam acara tersebut, terdapat 150 anak yatim yang mendapatkan santunan. Ranting NU Tahunan 23 anak, Ranting NU Pelem 35 anak, Ranting NU Bendoharjo 25 anak dan Ranting NU Banjarejo 67 anak. sehingga ada  seratus  juta lebih total santunan yang disalurkan. 
“Setiap tahun Ranting kami mengadakan pemberian santunan kepada yatim dan dhuafa. Namun kali ini Kami terharu karena bisa menyantuni di masa sulit karena Pandemi." Ungkap salah satu Ketua Ranting NU. 
"Alhamdulillah memperoleh dana ini dari kas, dari sumbangan warga Nahdhiyin, pengurus NU juga para perangkat Desa". Imbuhnya


Turut hadir dalam Acara santunan Ketua Tanfidziyah MWC NU Gabus Kiai Ahmad Sahal Mansur. Saat dimintai tanggapannya Kiai Sahal mengatakan “Alhamdulillah, kami bangga kepada Pengurus Ranting NU bisa memberi manfaat terhadap warga, kegiatan ini sangat positif apa lagi dilakukan pada saat ekonomi yang sangat sulit, pastinya banyak yang membutuhkan dan terlebih para yatim dan dhuafa.semoga NU terus bisa memberikan manfaat terhadap warga,” kata kiai Sahal yang biasa dipanggil Gus Sahal.

"Terima kasih kami sampaikan kepada segenap Pengurus Ranting NU atas usahanya dan kepeduliannya terhadap anak yatim dan dhuafa". Lanjut Gus Sahal
“kami sangat senang sekali dan bahagia karena masa pandemi ini masa sulit bagi kami. Terima Kasih kami sampaikan kepada NU atas kepeduliannya kepada anak yatim,” ungkap seorang ibu yang anaknya menerima santunan. (Zamil/Harir) 

Label:

Sabtu, 21 Agustus 2021

UPZISNU MRISI SALURKAN KOIN NU UNTUK BEASISWA YATIM

Pengurus UPZISNU Mrisi secara simbolis menyerahkan beasiswa yatim kepada Kepala Madrasah Diniyyah Salafiyyah Mrisi, Khoirul Anwar

Bulan Agustus tahun ini menjadi bulan spesial bagi rakyat Indonesia karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 dan Tahun Baru 1443 Hijriyah. Dua momen besar tersebut dimanfaatkan UPZISNU Desa Mrisi Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan untuk melaksanakan program Beasiswa Yatim pada hari Jum’at (20/08/2021).

Bulan Muharam identik dengan santunan bagi anak yatim, namun bagi UPZISNU Mrisi bulan muharam dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan Beasiswa Yatim. Beasiswa Yatim merupakan salah satu kepedulian UPZISNU Mrisi dalam bidang pendidikan. Demikian disampaikan Ketua UPZISNU Mrisi Ahmad Taufiq Ma’sum.

Taufiq menambahkan Beasiswa Yatim diberikan kepada anak yatim yang sekolah di Madrasah Diniyyah Salafiyyah Mrisi, dengan pertimbangan karena pengelolaan madrasah diniyyah berasal dari swadaya masyarakat. Berbeda dengan sekolah SD atau SLTP mendapat Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Disisi lain juga mendorong orang tua untuk peduli terhadap pendidikan agama dengan memasukkan putranya ke jenjang pendidikan madrasah diniyyah.

Prosesi pelaksanaan program Beasiswa Yatim diahdiri Kepala Desa beserta perangkatnya, Ketua MWC NU Kecamatan Tanggungharjo, Ketua PAC Muslimat Kecamatan Tanggungharjo, Ketua PAC GP. Ansor Kecamatan Tanggungharjo, Pengurus NU dan Banom tingkat ranting, Dewan Guru Madrasah Diniyyah Salafiyyah, orang tua anak yatim serta tokoh masyarakat yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Pemberian beasiswa kepada 13 siswa yatim secara simbolis diserahterimakan dari pengurus UPZISNU dan diterima oleh Kepala Madrasah Diniyyah Salafiyyah, Khoirul Anwar. Dalam sambutannya Khorul Anwar menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga desa Mrisi melalui UPZISNU yang telah menanggung semua biaya pendidikan siswa yatim selama satu tahun. Khoirul Anwar berharap program beasiswa yatim bisa terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya. Ia juga berharap kepada orang tua anak yatim untuk terus mendorong dan memberikan semangat kepada putra putrinya untuk menyelesaikan pendidikan di madrasah diniyyah sampai lulus.

Selain biaya pendidikan, UPZISNU juga memberikan uang saku, alat tulis, dan souvenir. Secara bergantian uang saku diserahkan oleh Kepala Desa Mrisi, alat tulis diserahkan oleh Ketua PAC Muslimat Kecamatan Tanggungharjo dan souvenir diserahkan oleh Ketua Tanfidhiyah NU Ranting Mrisi. 

Kepala Desa Mrisi, Ahmad Ismail dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UPZISNU yang telah melaksanakan program kerja yang ditetapkan diantaranya beasiswa yatim. Ahmad Ismail berharap semua masyarakat untuk terus mendukung UPZISNU melalui program Koin NU, manfaat dan keberkahan semakin dirasakan oleh masyarakat Desa Mrisi.  
Kepala Desa Mrisi, Ahmad Ismail menyerahkan uang saku kepada siswa Yatim

Ketua Tanfidhiyah NU Ranting Mrisi, Muhammad Ahwan menyampaikan pada awal tahun 2021 UPZISNU telah menyalurkan santunan kepada anak yatim yang langsung diantar ke rumah, saat ini untuk yatim diberikan dalam bentuk beasiswa atau bantuan pendidikan. Jadi hanya anak yatim yang masih sekolah di Madasah Diniyyah Salafiyyah saja yang berhak menerima beasiswa yatim. Muhammad Ahwan berharap untuk tahun berikutnya bisa diperluas bagi anak yang ibunya telah meninggal dunia tetapi masih memiliki ayah atau piyatu.
Kontributor : 
Ahmad Taufiq Ma’sum
Ketua UPZISNU Mrisi

Label:

Rabu, 04 Agustus 2021

PANEN PADI ORGANIK DI MWC TEGOWANU, RAIS SYURIYAH PWNU IKUT TURUN KESAWAH

Rais Syuriyah PWNU Jateng bersama pengurus PCNU Grobogan dan MWC NU Tegowanu - PEPALINEWS

Upaya untuk mengurangi ketergantungan petani pada obat dan pupuk kimia yang sudah bertahun-tahun merusak unsur hara tanah. PWNU Jawa Tengah melalui Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama  (LPPNU) mengupayakan pengembangan pertanian organik. Kini upaya PWNU Jawa Tengah mulai terlihat menuai hasilnya. setelah melakukan panen dibeberapa daerah, kali ini panen padi organik berada di Ranting NU Desa Medani Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. Panen padi organik ini dilakukan di lahan persawahan milik Mustain anggota 'Kelompok Kadang Tani Sarwotulus' binaan PW LPPNU Jateng.

Rais Syuriyah hadir didampingi Ketua PWNU HM Muzamil, Sekretaris KH Hudalloh Ridwan, Wakil Ketua PW Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) KH Turja'un, dan Ketua Kadang Tani Sarwo Tulus LPPNU Musthofa.

Acara dimulai dengan do'a bersama "selametan" yang dipimpin oleh Rais Syuriyah PCNU Grobogan KH.A.Hambali Mahfudz. Saat Menyapa Warga KH Ubaidillah Shodaqoh menyampaikan, "masyarakat tidak akan bisa membahas perkembangan teknologi informasi kalau kecerdasan anak bangsa kita menjadi menurun akibat konsumsi bahan makanan yang tidak thayibah karena kandungan bahan-bahan kimia sintetis yang dapat merusak sel-sel tubuh kita".

"Karena itu PWNU Jawa Tengah mengajak petani untuk kembali ke alam dengan pertanian organik, Insyaallah sangat tepat," tegasnya.
 
"Langkahnya sudah tepat, selain menghasilkan panen padi yang lebih baik, pupuk organik buatan LPPNU sudah teruji bisa menyuburkan tanah dan ramah lingkungan," terangnya.

sementara Ketua PWNU Jateng HM Muzamil berharap agar warga NU yang masih memiliki sawah untuk dipertahankan, jangan sampai dijual. "Mau putra putrinya bercita-cita menjadi guru, dokter, atau apapun profesi yang manfaat lainnya, jangan sampai meninggalkan lahan pertaniannya," ujarnya.

"hal ini berpegang pada Dawuh Rais Akbar NU Hadratus Syekh KH Hasyim Asy'ari bahwa petani adalah penolong negeri," terangnya.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Grobogan KH Abu Manshur disela-sela sambutan ucapan selamat datang menyampaikan "terima kasih Bimbingan dan arahan LPP PWNU yang  dipraktikkan di Desa Medani Tegowanu. Dengan keberhasilan panen ini, Insyaallah para petani Nahdliyin di 218 Desa lainnya akan bisa mengikuti pola pertanian organik," ujarnya.

Ketua MWCNU Tegowanu KH Busri menjelaskan, dari pelatihan LPPNU pihaknya  sekarang membuat kompos untuk pupuk tersedia juga pupuk padat dan cair. "Insyaallah dalam kesempatan yang lain kami juga siap mengikuti pelatihan pestisida hayati," pungkasnya.
Rais Syuriyah PWNU KH. Ubaidillah Shodaqoh ikut memotong padi organik disawah


Pada sesi pelaksanaan Panen, Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng KH. Ubaidillah Shodaqoh beserta Ketua dan Sekretaris PWNU didampingi Rais Syuriyah dan Ketua PCNU Kabupaten Grobogan, perwakilan LPPNU, Forkopimcam dan MWCNU Tegowanu turun langsung memotong padi bersama petani disawah. (Zamil/Harir) 

Label:

Selasa, 03 Agustus 2021

ANTUSIASME PESERTA VAKSIN MEMBLUDAK, PCNU TOLAK PESERTA

Petugas medis lakukan screening kepada peserta vaksin. Pepalinews | PCNU Grobogan


Ratusan warga Nahdliyin melakukan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Grobogan hasil kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan yang dilaksanakan oleh Tim Medis Puskesmas Purwodadi Selasa (03/08).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor PC NU Kabupaten Grobogan ini merupakan Vaksinasi Massal Dosis Ke-I dengan sasaran Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, tokoh Pemuda dan warga nahdliyin untuk bersama-sama mencegah dan memutus penyebaran virus corona  dengan mencapai Herd Immunity di wilayah Kabupaten Grobogan.

"Kami merasa sangat perlu sekali memastikan warga kami terlindungi dengan melakukan vaksin untuk memutus menyebarnya virus COVID19" ungkap ketua PC NU Kabupaten Grobogan Drs. H. Abu Mansur, MM 

Adapun vaksinasi di bagi menjadi 2 kloter. Untuk kloter pertama berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Sebanyak tigaratus peserta untuk kloter pertama terdiri dari Pengurus PC NU dan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se- Kabupaten Grobogan, 

Dan kloter kedua dimulia pukul 13-00 hingga selesai.Kloter kedua ini terdiri dari pengurus Lembaga-lembaga NU dan pengurus Pimpinan Cabang Badan Otonom (Banom) serta sejumlah warga nahdliyin se-Kabupaten Grobogan.
Pada kegiatan vaksinasi kali ini PCNU Kabupaten Grobogan mendatangkan beberapa tim satgas banser dan tenaga medis untuk mempercepat proses pelaksanaan serta menghindari kerumunan antrian peserta vaksinasi.

"kami merencanakan kegiatan vaksinasi ini dengan target peserta sebanyak 500 orang, akan tetapi karena banyak sekali antusiasme warga nahdliyin yang ingin mengikuti kegiatan ini dengan berat hati panitia tidak bisa melayani" ungkap sekretris PCNU H.Afrosin Arif. (Zamil/Harir) 

Label: